Membangun Resiliensi Ekonomi Inklusif: Pendekatan Cetak Biru SuperApp "Wong Dewek" dalam Mendukung Transisi Green Economy UMKM Lokal

Authors

  • Moh Tamrin Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia
  • Sopi Universitas Sains Teknologi Ekonomi Digital Indonesia

Abstract

Transisi menuju ekonomi hijau (green economy) global menuntut kesiapan dan resiliensi dari seluruh tingkatan pelaku usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, kendala utama UMKM lokal dalam mengadopsi prinsip keberlanjutan adalah keterbatasan infrastruktur digital dan efisiensi operasional.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengembangan cetak biru (blueprint) teknologi local, yaitu SuperApp "Wong Dewek", berfungsi sebagai katalisator resiliensi bisnis dan pertumbuhan inklusif UMKM. Menggunakan pendekatan mixed methods (studi kasus kualitatif deskriptif dan analisis simulasi kuantitatif terbatas pada 50 transaksi hipotetis), penelitian ini membedah arsitektur aplikasi yang mengintegrasikan modul warga, mitra usaha, dan mitra pengemudi.

Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan arsitektur teknologi asinkron (Python FastAPI) mengoptimalkan biaya komputasi operasional. Sementara itu, simulasi penyatuan logika transaksi dan pemetaan spasial terbukti mendukung konsep Green Logistics dengan memproyeksikan reduksi jarak tempuh logistik hingga 62,3% dan konsumsi bahan bakar hingga 63,3%. Penerapan sistem bagi hasil yang adil bagi mitra pengemudi juga diidentifikasi mampu mewujudkan pilar Social Sustainability sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi inklusif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi berbasis komunitas melalui platform terintegrasi merupakan strategi adaptasi yang relevan untuk menghadapi dinamika ekonomi global.

 

Kata Kunci:   SuperApp Wong Dewek, Resiliensi UMKM, Pertumbuhan Inklusif, Green Logistics, Python FastAPI.

Downloads

Published

2026-10-10